Kacamata Recon Jet – Pesaing Berat Google Glass

Kacamata Google Glass telah menarik minta banyak konsumen. Selain bentuknya yang inovatif, gadget ini menawarkan pengalaman modern dalam menggunakan perangkat komputer. Walau inovatif, Google Glass bisa melenggang tanpa pesaing. Recon, perusahaan yang didirikan oleh Dan Eisendhardt serta Hamid Abdollahi, yang menantang Google Glass.
Kacamata Recon Jet - Pesaing Berat Google Glass
Berdiri sejak lima tahun lalu, perusahaan ini membesut kacamata Recon Jet. Seperti namanya, kacamata ini berbentuk sporty seperti yang biasa dikenal pilot jet. Jeroannya pun lumayan, lengkap dengan prosesor dual core ARM 1Ghz Cortex-A9, Ram 1GB DDR2, dan penyimpanan berkapasitas 8GB.
Selain itu, layar Recon Jet memiliki aspek rasio 16:9 dengan resolusi WQVGA. Kacamata ini pun memiliki sembilan sensor, seperti sensor pengukur kecepatan, ketinggian, jarak, suhu, GPS, hingga sensor magnetometer. Recon Jet juga dilengkapi Bluetooth dan Wi-fi, “kameranya memiliki kapasitas definisi tinggi,” tulis Phone Arena.
Berbeda dengan Google Glass, Recon Jet memiliki tambahan satu tangkai yang memuat mikrofon dan track pad. Wujud Recon Jet pun lebih besar ketimbang Google Glass, namun beratnya hanya 60 gram. Dan soal harga, Recon Jet ini jauh lebih murah daripada Google Glass. Recon Jet sudah dapat pre-order pada tanggal 21 Juli kemarin seharga USD 499 atau sekitar Rp 4,9 jutaan. Proses pengirimannya akan dilakukan pada bulan desember mendatang. Setelah itu harga kacamata Recon Jet akan melambung menjadi USD 599 atau sekitar 5,9 jutaan.
Kekurangan Recon Jet, kacamata ini bukan perangkat yang bisa berdiri sendiri. Tapi bisa difungsikan sebagai monitor atas ponsel pintar anda, yang dihubungkan melalui Bluetooth. Gadget ini tak disebut akan memakai sistem operasi apa. Namun salah satu kemampuannya mendukung Apple MFI Bluetooth.
Kacamata Recon Jet – Pesaing Berat Google Glass | admin | 4.5

Leave a Reply

error: Content is protected !!